Basuki Tjahaja Purnama mengaku sempat ditunjuk Calon Kepala Otorita IKN oleh Presiden Jokowi

banner 468x60

JURNAL TIPIKOR – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebutkan sempat ditunjuk jadi calon Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Jujur aja waktu IKN mau dibentuk, Pak Jokowi sudah panggil, saya salah satu calon Kepala Otorita IKN saat itu,” kata Ahok saat ditemui dalam acara Ahok is Back di kawasan Jakarta Selatan, Kamis.

banner 336x280

Pada saat itu Ahok menyarankan kepada Jokowi untuk membentuk Undang-Undang IKN sebagai langkah pertama agar investor tertarik masuk.

Ahok juga menyebutkan historis yang seharusnya IKN berada di Kalimantan Tengah lantaran tidak usah melalui pembebasan lahan.

“Tiba-tiba keluar semua putusin IKN di Kaltim, pakai aja Balikpapan dan sekitarnya karena aset Pertamina itu ribuan hektare,” ujarnya.

Baca Juga Kompolnas Minta Klarifikasi Kapolda Jawa Tengah terkait Testimoni Cooling System

Kendati demikian, Ahok menegaskan bahwa pihaknya menyetujui IKN hanya saja pemerintah harus memikirkan terkait dengan pembebasan lahan yang dikhawatirkan mandek.

“Kalau bagi saya IKN oke. Akan tetapi, enggak usah ganti lahan karena bisa pakai di Kalteng atau di Balikpapan punya Pertamina,” tambahnya.

Selain itu, Ahok mengaku juga tertarik menjadi Direktur Jenderal Bea dan Cukai dengan sejumlah strategi yang telah dia siapkan.

“Saya jamin penyelundupan setop yang membuat PHK begitu banyak, semua penjualan akan macet, pajak semua akan turun, hingga negara bisa bangkrut,” jelasnya.

Jika menjadi Dirjen Bea dan Cukai, kata Ahok, tidak ada upah minimum provinsi (UMP). Namun, semua itu sudah terlewat mengingat syarat usia yang terbatas.

Baca Juga KPK Segera Sidangkan Syahrul Yasin Limpo Jika berkas Perkara dinyatakan lengkap

“Saya enggak bisa jadi Dirjen Bea dan Cukai lagi, umur saya udah lewat, itu cerita 4 tahun yang lalu,” ujarnya.

Ahok melalui unggahan di akun sosial medianya pada hari Jumat (2/2) mengumumkan bukti surat pengunduran dirinya dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Pengunduran diri ini terkait dengan dukungannya terhadap pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.(*)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 comments

  1. I am extremely impressed together with your writing abilities and also with the layout to your weblog. Is that this a paid subject or did you modify it your self? Either way keep up the nice high quality writing, it is rare to look a nice blog like this one these days!